folklor Struktur Cerita “Okesa Si Penari”

Posted by joko yulianto Rabu, 18 April 2012 0 komentar
Nama   : Putri Rahayuningtyas
NIM    : 117835033
Prodi S-2 Pendidikan Bahasa dan Sastra (Konsentrasi Bahasa Asing)
Foklor Jepang :
Okesa Si Penari
Dahulu kala ada sepasang orang tua yang mempunyai seekor kucing mungil, yang mereka pelihara dengan penuh kasih sayang. Kemudian pasangan itu jatuh miskin, dan harus hidup dengan sengsara sekali. Pada suatu hari si kucing kecil meminta permisi untuk pulang ke tempat asalnya sebentar saja, dan ia pun gaib dari pandangan. Beberapa saat kemudian ia kembali lagi, tetapi dalam wujud seorang gadis yang cantik sekali. Ia pun menerangkan kepada kedua orang tua itu, bahwa ia telah hidup bersama mereka untuk waktu lama, dan telah menerima kasih sayang mereka. Kini ia kembali dalam bentuk seorang gadis cantik untuk membantu mereka. Ia pun mengorbankan dirinyadengan menjadi seorang geisha, agar dapat menghasilkan uang bagi kedua orang tua itu.
Namanya Okesa. Ia sangat populer, dan banyak orang yang ingin melihatnya. Akan tetapi pada suatu hari, seorang pemilik kapal telah melihatnya dalam bentuk aslinya sedang menjilati minyak lampu dimana mengambang sumbunya. Ia sadar bahwa ia telah diintip orang. Lalu ia berkata : “saya sangat khawatir karena engkau telah melihat identitas asli saya, dan saya memohon agar engkau tidak membuka rahasia ini”.
Keesokan harinya pemilik kapal membawa kapalnya menuju Hokkaido, lalu di hadapan para penumpang  yang banyak jumlahnya, ia membuka rahasia yang seharusnya ia simpan dengan baik. Segera awan gelap menutupi langit,dan langit pun berubah menjadi gelap. Seekor kucing besar terlihat melompat dari langit dan membawa pergi si pemilik kapal yang usil mulut itu.
Struktur Cerita “Okesa Si Penari”
Alur Cerita :
1)      Sepasang orang tua memelihara kucing mungil dengan penuh kasih sayang.
2)      Sepasang orang tua tersebut jatuh miskin dan menjadi sengsara.
3)      Si kucing mungil gaib dari pandangan (menghilang) dan berubah menjadi seorang gadis cantik.
4)      Si gadis berkorban untuk membantu sepasang orang tua tersebut dengan menjadi seorang geisha.
5)      Si gadis menjadi populer dan menghasilkan banyak uang.
6)      Suatu saat ada seorang pemilik kapal yang melihat sosok asli dari si gadis tersebut ketika menjilati minyak lampu dimana mengambang sumbunya.
7)      Si gadis memahon kepada pemilik kapal untuk tidak membuka rahasianya.
8)      Keesokan harinya, si pemilik kapal bertemu dengan penumpang yang banyak dan ia membuka rahasia yang seharusnya ia simpan dengan baik.
9)      Si pemilik kapal mendapat balasan karena membuka rahasia yang seharusnya ia simpan dan ia pun di bawa pergi oleh si kucing.
Terem :
a          : sepasang orang tua
a1        : kucing mungil/ seorang gadis cantik
b          : si pemilik kapal
b1        : para penumpang

Fungsi :
x          : keburukan
x1        : jatuh miskin
x2        : sengsara
x3        : mengintip
x4        : membuka rahasia

y          : kebaikan
y1        : kasih sayang
y2        : berkorban
y3        : membantu
y4        : populer dan menghasilkan uang
y5        : permohonan untuk tidak membuka rahasia

z          : keadilan
z1        : balasan
z2        : si pemilik kapal hilang
Kode N = okesa si penari
Alur cerita dapat digambarkan :
N = {(a+a1)y1} : (a)x1 :: (a)x2 : : (a1)a-1 : (a1)  z1.y3 :: (a1)y2 : (a1)y4 :: (b)x3 : (a1)y5 :: { (b)x4 + (b1)} : (a1)z1 :: (b)z2
            Sepasang orang tua memelihara seekor kucing mungil dengan penuh kasih sayang. Suatu hari sepasang orang tua itu jatuh miskin dan menjadi sengsara. Si kucing mungil tiba-tiba menghilang dan berubah menjadi seorang gadis cantik. Si gadis cantik membalas kasih sayang sepasang orang tua itu dengan membantu dan berkorban menjadi geisha. Si gadis menjadi populer dan menghasilkan banyak uang. Suatu hari, ada seorang pemilik kapal yang mengintipnya ketika ia menjilati minyak lampu yang mengambang sumbunya. Si gadis memohon kepada pemilik kapal untuk tidak membuka rahasianya. Keesokan harinya, si pemilik kapal bertemu dengan penumpang yang banyak dan ia membuka rahasia yang seharusnya ia simpan dengan baik. Si pemilik kapal mendapat balasan karena membuka rahasia yang seharusnya ia simpan dan ia pun di bawa pergi oleh si kucing.

Kalau dilihat dari segi tokohnya maka alur cerita itu akan tampak sebagai berikut :
N = {(a+a1)} :: (a1)a-1 :: {(b)+(b1)} : (a1) :: (b)
            Sepasang orang tua memelihara kucing. Kemudian kucing berubah menjadi seorang gadis cantik dan membalas kasih sayang dengan menjadi geisha. Si gadis ketika dalam wujud aslinya bertemu dengan seorang pemilik kapal. Si gadis memohon agar si pemilik kapal merahasiakan siapa jati diri si gadis sebenarnya. Pemilik kapal bertemu dengan penumpang yang banyak dan membuka rahasia yang seharusnya ia simpan.  Karena membuka rahasia yang seharusnya ia simpan, pemilik kapal mendapatkan balasan yaitu dibawa pergi oleh si kucing dan ia pun menghilang.
Jika dilihat dari segi fungsinya :
N = (y1) : (x1) :: (x3) : {(z1y3)} : (y2) :: (y4) : (x3) :: (y5) : (x4) :: (z1.2)
Fungsi kebaikan dan keadilan lebih besar dari pada fungsi keburukan.
(a+a1)y1 + (a1)z1.y3 + (a1)y 2.3.4.5 + (a1)z1 + (b)z2 > (a)x 1.2+ (b)x 3.4
Di sini fungsi kebaikan dan keadilan terhadap hakikat hidup manusia tampak sangat menonjol. Sesuai dengan kodrat hidup bahwa segala sesuatu yang diperoleh seseorang sebenarnya merupakan hasil perbuatannya sendiri.
Hal ini tampak jelas pada  :
Kasih sayang sepasang orang tua terhadap kucing mungil peliharaannya dan hasilnya adalah si kucing membalas budi mereka.
Karena mendapatkan kasih sayang dari sepasang orang tua itu maka si kucing membantu sepasang orang tua itu untuk mendapatkan uang.
Sedangkan tindakan si pemilik kapal yang membuka rahasia si kucing mendapatkan balasan dan mengakibatkan ia dibawa pergi oleh si Kucing ke dunia lain dan menghilang.
Maksud cerita yang bertujuan untuk mengetahui bahwa suatu kebaikan yang dilakukan akan mendapat balasan yang setimpal. Penutur juga mengharapkan agar kita dapat memetik suri tauladan dari isi cerita ini bahwa dilarang membuka rahasia yang luar biasa dan seseorang akan dibawa ke dunia lain, karena melanggar larangan.
Pelaku :
  1. Sepasang orang tua, penuh kasih sayang.
  2. Si kucing mungil/ gadis cantik, rela berkorban demi membalas budi baik.
  3. Si pemilik kapal, tidak dapat menjaga rahasia.

0 komentar:

Poskan Komentar